Ada kesalahan di dalam gadget ini

Selasa, 05 April 2011

Bisnis Internasional


Perusahaan global : organisasi yang berupaya untuk,

  1. Memiliki kehadiran pasarnya di seluruh dunia
  2. Operasi-operasi yang distandardisasikan di seluruh dunia dalam satu atau lebih bidang-bidang fungsional perusahaan
  3. Menyatukan operasinya di seluruh dunia.
  4. Ekonomi internasinal merupakan cabang dari ilmu ekonomi, mempelajari hubungan ilmu ekonomi mikro dan ilmu ekonomi makro dengan cara mempelajari aspek-aspek khusus, mengikuti konsep-konsep ekonomi klasik yang berisi teori murni perdagangan internasional.
  5. Bisnis internasional merupakan bisnis yang kegiatan-kegiatannya melewati batas-batas negara.
  6. International business is any business transaction between parties from more than one country is part of international business.
  7. Bisnis domestik adalah aktivitas yang secara nyata ditujukan pada aktivitas bisnis dalam negeri.
  8. Bisnis multinasional adalah bisnis yang memanfaatkan dan produk perusahaan dengan mempertimbagkan an-perbedaan yang unik dari lingkungan pasar negara lain, melakukan adaptasi pemasaran perusahaan pada kebutuhan dan keinginan yang unik dari pelanggan negara itu.
  9. Bisnis global adalah bisnis yang memfokuskan pada pemanfaatan asset, pengalaman dan produk perushaan secara global dan melakukan penyesuaian pada apa yang benar-benar unik dalam setiap negara.

Esensi bisnis internasional

Sasaran

  • Pencarian kebutuhan pelanggan global

Tindakan penyesuaian

  • Melakukan riset pemasaran dan menganalisis segmen2 pasar, berupaya similaritas2 dan perbedaan2 untuk seluruh negara.
  • Mengadaptasi produk, jasa dan elemen2 bauran pemasaran untuk memuaskan kebutuhan pelanggan.
  • Memuaskan kedalam keputusan teknologi dan fabrikasi implikasi dari biaya dan harga, pengembangan basis data informasi pelanggan global, seluruh distribusi dan logistik.

Sasaran

  • Lebih baik dalam berkompetisi

Tindakan penyesuaian

  • Menilai, memantau dan menjawab kompetisi global dengan menawarkan nilai yang lebih baik, mengembangkan citra merek unggul dan penentuan posisi produk, cakupan produk yang lebih luas, harga yang lebih murah, kualitas tinggi, kinerja yang baik, distribusi, periklanan dan jasa.
  • Pesaing dapat meliputi BUMN dan perusahaan domestik dengan tujuan yang berlainan.

Tindakan penyesuaian

  • Pengkoordinasian aktivitas bisnis

Sasaran

  • Mengkoordinasikan dan mengintegrasikan strategi bisnis dan menerapkannya untuk seluruh negara, wilayah dan pasar global dengan melibatkan sentralisasi, delegasi, standardisasi dan daya tanggap lokal.

Sasaran

  • Kendala-kendala lingkungan global

Tindakan penyesuaian

  • Mengakui bahwa lingkungan global meliputi variasi yang kompleks disebabkan kebijakan industri, proteksionis dan pemerintah, perbedaan ekonomi dan cultural, perbedaan infrastruktur pemasaran, kendala finansial disebabkan variasi kurs valuta asing dan laju inflasi.

Kekuatan-kekuatan yang mendasari bisnis internasional

  1. Etnosentris : asumsi/ keyakinan bahwa negeri asal sendirilah yang unggul.
  2. Polisentris : keyakinan yang didasari bahwa setiap negara unik dan berbeda serta cara untuk meraih sukses disetiap negara adalah menyesuaikan diri dengan perbedaan unik dari setiap negara.
  3. Regiosentris dan geosentris : memandang wilayah regional dan seluruh dunia sebagai suatu pasar dan mencoba mengembangkan strategi pemasaran terpadu regional dan dunia.

Globalisasi adalah proses memfokuskan sumber daya (manusia, uang, aset) dan tujuan dari suatu organisasi untuk memperoleh kesempatan dan menanggapi ancaman pasar globali

Globalisasi pasar : Setiap produk global harus diterima oleh konsumen dinegara yang dituju dengan menyesuaikan dengan karakteristik khusus dan perilaku pembelian dinegara tersebut.

Globalisasi produk : mengacu pada kecenderungan diantara beberapa perusahaan yang menyediakan barang dan jasa dari lokasi yang berbeda sekeliling pasar global untuk mendapatkan keuntungan dari perbedaan masing-masing negara khususnya keuntungan biaya dan kualitas faktor produksi (TK, tanah, modal).

Aktivitas dalam bisnis internasional

  1. Visible trade (merchandise export and import) : perdagangan barang berwujud
  2. Invisible trade (service export and import) : perdagangan dalam jasa, bank, travel dan akunting dsb.
  3. International investment : Foreign Direct Investment / FDI & portofolio investment
  4. Licencing
  5. Franchising
  6. Management contract

Pemicu globalisasi

  1. Menurunnya hambatan perdagangan dan investasi

    Hambatan tarif : tarif impor atau bea masuk, tarif ekspor

    Hambatan non tarif : hambatan kuantitatif yaitu kuota, hambatan administrasi, persyaratan kandungan lokal.

2. Peranan perubahan teknologi

3. Microprocessors dan telekomunikasi

4. Internet

5. Teknologi transportasi

Penyebab perubahan FDI

Fasilitas bagi investor :

1. Ijin pemakaian tenaga kerja asing

2. Kebebasan mentransfer

3. Ijin pemakaian tanah

4. Tax holiday

Kategori pasar global

  1. Negara berpennghasilan rendah (pra industri). Ciri : industrialisasi terbatas, subsisten, tingkat kelahiran tinggi, buta huruf tinggi, tergantung pada bantuan LN, politik tidak stabil dan banyak gejolak, terkonsentrasi di africa sebelah selatan sahara.
  2. Negara berpenghasilan menengah – bawah (negara berkembang) ciri : PNB antara $400 s/d kurang dari $2000 per kapita per tahun.
  3. Negara berpenghasilan menengah – atas / negara industri baru, PNB antara $2001 dan $ 12000
  4. Negara berpenghasilan tinggi, PNB diatas $ 12000
  5. Kasus keranjang (basket case)
  • Perubahan politik dunia
  • Perdebatan globalisasi :
  1. Globalisasi, pekerjaan dan pendapatan
  2. Globalisasi dan kedaulatan nasional

Teori ekonomi yang melatarbelakangi bisnis internasional

  1. Merkntilisme : falsafah ekonomi yang menganut konsep bahwa penting bagi sebuah negara untuk mengakumulasi persediaan logam berharga demi mencapai kesejahteraan. Mendukung ekspor dan mengurangi impor agar terjadi surplus perdagangan.
  2. Teori keunggulan absolut

    Adam Smith mengemukakan bahwa masing-masing negara akan mengkhususkan diri dalam memproduksi barang-barang yang dapat diproduksinya dengan lebih efisien memiliki suatu keunggulan absolut baik alamiah maupun dibuat/diproduksi

Dampak dari teori absolut

  1. Adanya spesialisasi tiap negara
  2. Adanya syarat-syarat perdagangan
  3. 3. Teori keunggulan komparatif
  4. David Ricardo (1917) memperlihatkan bahwa meskipun sebuah bangsa memegang keunggulan absolut dalam produksi dua barang, kedua negara masih dapat memperdagangkan keunggulan masing-masing sepanjang bangsa yang produknya menyebabkan inefisiensi, mampu mempertahankan efisiensinya pada produksi kedua barang itu.

4. Teori faktor pendukung oleh Heckscer – Ohlin

Menyatakan bahwa perbedaan-perbedaan internasional dan interregional dalam biaya produksi timbul karena perbedaan dalam pasokan faktor produksi. Ada negara yang memiliki sumber bahan baku melimpah, lahan pertanian yang luas, mesin/teknologi yang modern dsb.

Wassily Leontief mengkritik teori H-O :

  • AS memproduksi produk padat karya
  • AS mengekspor produk padat karya dan mengurangi produksi produk yang tidak memerlukan tenaga terdidik.
  • Teori H-O mengabaikan biaya transportasi
  • Mengabaikan perbedaan selera
  • 5. Economies of scale
  • 6. Experience curve
  • 7. Teori penggerak pertama (first moving)
  • 8. Teori Linder

    Selera konsumen dipengar uhi oleh pendapatan per kapita suatu negara. Perdagangan internasional akan ter jadi lebih tinggi pada negara dengan tingkat pendapatan per kapita sama dibanding dengan negara dengan tingkat pendapatan per kapita tidak sama. Barang yang akan diperdagangkan adalah barang dimana terdapat permintaan tumpang tindih.

7. Teori keunggulan kompetitif dari Michael Porter

  • Perusahaan akan berusaha memproduksi produk yang berkualitas tinggi dan inovatif untuk mendapatkan keunggulan kompetitif.
  • Kekurangan karunia alam menyebabkan investasi dalam penciptaan faktor lanjutan.
  • Industri terlokalisasi pada satu lokasi
  • Strategi, struktur dan persaingan perusahaan, adanya hambatan masuk, organisasi dan gaya manajemen perusahaan.

8. Teori investasi langsung luar negeri

  • Teori keunggulan monopolistik oleh Hymer (1960), investasi asing lebih banyak pada industri oligopoli.
  • Investor asing akan memproduksi produk yang disukai konsumen dibandingkan produk lokal yang sama
  • Daur hidup produk internasional
  • Teori internalisasi

    Investasi (membuka cabang) lebih menarik daripada lisensi. Investasi luar negeri lebih banyak dilakukan oleh negara dengan nilai valuta asing overvalued ke negara dengan valas under valued.

. Teori eklektik produksi internasional oleh Dunning

  • Ownwrship specific
  • Internalization
  • Location spesific

Penyebab Perbedaan harga relative

  1. Perbedaan karunia Tuhan
  2. Perbedaan teknologi
  3. Perbedaan efisiensi pemanfaatan faktor produksi
  4. Kurs valuta asing

Sistem Politik

1. Kolektivisme VS Individualisme

Kolektivisme adalah sistem yang menekankan kepada pencapaian tujuan bersama daripada tujuan individu (sosialis). Pelopor faham sosialis adalah Karl Mark dari Yunani.

Sosialis ada dua yaitu komunis dan sosialis demokrat

Individualisme adalah suatu faham dimana terjaminnya kebebasan individu dalam melakukan kegiatan ekonomi dan politik. Dipelopori oleh Aristoteles

Demokrasi dan totaliter

Demokrasi : Pemerintahan berasal dari rakyat dan dipilih langsung oleh rakyat.

Totaliter adalah bentuk pemerintahan dimana satu orang atau satu partai politik tertentu menguasai pemerintahan, melarang adanya partai oposisi, dibatasinya kebebasan individu & media, tidak ada pemilu.

Jenis : Komunis, Theocratic totaliter (religius), tribal titotaliter, right wing totaliter (ekonomi dibebaskan, tidak dibebaskan berpolitik).

Sistem ekonomi

  • 1. Pasar

    Suatu sistemekonomi dimana seluruh kegiatan ekonomi mulai dari produksi,distribusi dan konsumsi diserahkan sepenuhnya kepada mekanisme pasar

Cirri system ekonomi pasar adalah sebagai berikut :
a. Setiap individu bebas memiliki barang dan alat-alat produksi.
b. Kegiatan ekonomi di semua sector dilakukan oleh pihak swasta
c. Pemerintah tidak ikut campur tangan dalam kegiatan ekonomi.
d. Modal memegang peranan penting dalam kegiatan ekonomi.
e. Setiap orang diberi kebebasan dalam memakai barang dan jasa
f. Semua kegiatan ekonomi didorong oleh prinsip laba.
g. Berlakunya persaingan secara bebas.
Kebaikan system ekonomi pasar adalah :
a. Adanya persaingan mendorong manusia atau individu untuk terus maju dan bertindak secara efektid dan efisiien.
b. Tiap-tiap individu bebas memilih pekerjaan yang disukai sesuai dengan minat dan bakatnya.
c. Produksi didasarkan atas kebutuhan masyarakat.
d. Kebebasan memilih alat-alat produksi dan modal.
Keburukan system ekonomi pasar adalah :
a. Persaingan dapat menyebabkan terjadinya penindasan dan monopoli.
b. Karena motif memperoleh laba, tiap-tiap individu hanya mementingkan diri sendiri sehingga pemerataan pendapatan sulit dicapai atau tidak merata.
c. Sulit menghindarkan naik turunnya kehidupan ekonomi sehingga krisis ekonomi lebih mungkin sering terjadi.
d. Timbulnya dampak imbasan.


 

2.Komando

Sistem ekonomi komando adalah sistem ekonomi dimana peran pemerintah sangat dominan dan berpengaruh dalam mengendalikan perekonomian. Pada sistem ini pemerintah menentukan barang dan jasa apa yang akan diproduksi, dengan cara atau metode bagaimana barang tersebut diproduksi, serta untuk siapa barang tersebut diproduksi.


Cirri-ciri system ekonomi terpusat :
a. Semua alat dan sumber produksi adalah milik Negara dan dikuasai Negara.
b. Segala kebijaksanaan perekonomian diatur oleh pemerintah.
c. Jenis-jenis pekerjaan dan pembagian kerjanya diatur oleh pemerntah.
Kebaikan system perekonomian terpusat adalah :
a. Pemerintah bertanggung jawab sepenuhnya terhadap perekonomian.
b. Pemerintah dapat menentukan jenis-jenis industry atau produksi.
c. Pemerintah dapat mengatur distribusi barang-barang produksi.
d. Pemerintah mudah melaksanakan pengendalian dan pengawasan harga.
Keburukan system ekonomi terpusat sebagai berikut :
a. Hak milik seseorang tidak ada kecuali barang-barang yang sudah dibagikan.
b. Potensi, inisiatif dan daya kreasi warga tidak dapat berkembang karena terbelenggu oleh kebijakan pemerintah.
c. Pada kenyataannya pemerintah sulit menghitung semua kebutuhan masyarakat dan besarnya biaya dari kegiatan-kegiatan produksi secara kompleks karena masalah-masalah ekonomi sangat kompleks.

  • 3. Campuran

Sistem ekonomi campuran merupakan perpaduan antara sistem kapitalis dan sistem sosialis, yang mengambil garis tengah antara kebebasan dan pengendalian, yang berarti juga garis tengah antara peran mutlak negara/kolektif dan peran menonjol individu. Garis tengah disesuaikan dengan keadaan di mana perpaduan itu terjadi, sehingga peran situasi dan lingkungan sangat memberi warna pada sistem perpaduan/campuran tersebut.
Ciri-ciri sistem ekonomi campuran :

  • Kegiatan ekonomi dilakukan oleh pemerintah dan oleh swasata
  • Transaksi ekonomi terjadi di pasar, dan ada campuran tangan pemerintah
  • Ada persaingan serta masih ada control dari pemerintah

Kebaikan sistem ekonomi campuran

  • Kebebasan berusaha
  • Hak individu berdasarkan sumber produksi walaupun ada batas
  • Lebih mementingkan umum dari pada pribadi

Kelemahan sistem ekonomi campuran

  • Beban pemerintah berat dari pada beban swasta
  • Pihak swasta kurang memaksimalkan keuntungan


     

Sistem Legal

Adalah aturan atau hukum yang mengatur perilaku, bagaimana hukum diterapkan dan bagaimana tanggapan atas pengaduan diperoleh.

Sistem legal menentukan daya tarik investasi.

Property right : Hak yang dimiliki oleh pemilik sumber daya untuk menyimpan atau menggunakan sumber daya yang dimilikinya sehingga menghasilkan keuntungan.

Private action : Tindakan yang dapat melanggar hak milik seseorang

Public action : Tindakan public official yang dapat menghilangkan hak milik seseorang atau kelompok.

Proteksi terhadap kekayaan intelektual

  1. Paten
  2. Copyright
  3. Trademark

Product Safety

Product Liability

Contract Law : Common law & Civil Law

Faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi

  1. Perbedaan pertumbuhan ekonomi
  2. Politik ekonomi dan kemajuan ekonomi
  3. Inovasi sebagai mesin pertumbuhan ekonomi
  4. Inovasi memerlukan suatu ekonomi pasar
  5. Inovasi dan hak kekayaan intelektual

Syarat sistem politik

  • Kemajuan ekonomi dan demokrasi : terjadi pada Eropa timur dan Uni Soviet, Eropa barat, Asia, Amerika latin, Afrika.
  • Sistem politik, ekonomi dan lingkungan legal suatu negara menentukan daya tarik, biaya dan resiko

Perbedaan budaya dalam bisnis internasional

  • Cross culture literacy
  • Perbedaan budaya dapat berakibat pada tinggi atau rendahnya biaya

    - Jepang (low cost)

    - Inggris (high cost)

Budaya merupakan suatu kesatuan antara pengetahuan, kepercayaan, seni, moral, hukum, adat-istiadat dll yang diperoleh sebagai anggota atau bagian masyarakat.

Hofstede : Budaya merupakan program kolektif (bersama-sama) dari pemikiran yang membedakan anggota dari suatu kelompok atau komunitas manusia dengan yang lainnya.

Nilai-nilai

  • Jepang : hubungan, keselarasan, keamanan keluarga, kebebasan, kerjasama, kesepakatan kelompok, prestasi kelompok.
  • Amerika : kesamaan, kebebasan kelompok, keterbukaan, mandiri, kerjasama, keamanan keluarga, hubungan
  • Malaysia : Keamanan keluarga, keselarasan, keterbukaan, hubungan, spiritualitas, kebebasan, keterbukaan.
  • Perancis : Kemandirian, kebebasa, keterbukaan, hubungan, waktu, spiritualitas, harta milik.

Nilai budaya dalam hubungan bisnis

  • Amerika : Informalitas, keterbukaan, langsung, berorientasi pada tindakan.
  • Jepang : keselarasan, hormat, mendengarkan, tidak emosional.
  • Arab : Keselarasan religius, hospitality, dukungan emosional, status atau ritual.

Norma

  • Adat-istiadat adalah konvensi rutin dalam kehidupan sehari-hari, misal : ada perbedaan dalam mengartikan waktu .
  • Mores, berkaitan dengan norma yang merupakan pusat dari fungsi masyarakat dan kehidupan sosialnya. Contohnya perbuatan perzinahan, mabuk dsb.

Struktur social

  • Individu dan kelompok
  • Stratifikasi sosial
  • Mobilitas sosial
  • Kepentingan
  • Agama
  • Bahasa lisan at tulisan
  • Pendidikan
  • Budaya dan tempat kerja

Sistem perdagangan internasional

  • GATT didirikan tanggal 31 Oktober tahun 1947 dengan jumlah anggota 23 negara
  • WTO didirikan pada tanggal 1 Januari 1995 dengan jumlah anggota 126 negara.
  • Instrumen kebijakan perdagangan
  1. Tarif
  • Spesific tariffs tarif yang dikenakan sebagai beban

Ad valorem tariff adalah tarif yang dikenakan sebagai suatu proporsi nilai

Tujuan diadakannya tariff


Proteksi terhadap produsen dan karyawan domestik dari kompetisi luar negeri dan memberikan keuntungan bagi pemerintah.

Dampak adanya tariff

  • Keuntungan bagi pemerintah
  • Keuntungan bagi produsen domestik
  • Konsumen dirugikan

Keuntungan, kerugian tergantung pada jumlah tarif, pentingnya barang yang diimpor ke konsumen domestik, jumlah pekerjaan yang dihemat dalam industri yang diproteksi.

Jenis subsidi

  • Cash grant (bantuan tunai)
  • Pinjaman bunga rendah
  • Pengurangan pajak
  • Keikutsertaan pemerintah dalam perusahaan domestik

Efek subsidi :

  • Membantu produsen untuk berkompetisi dengan produk impor
  • Membantu untuk memperoleh keuntungan dari pasar ekspor

Kuota

Adalah pembatasan langsung atas kuantitas barang yang dapat diimpor.

Kuota nol = embargo

VER (Voluntary Export Restraint) adalah kuota yang ditetapkan oleh negara pengekspor atas permintaan negara pengimpor.

Persyaratan kandungan lokal : Beberapa bagian spesifik dari barang adalah diproduksi didalam negeri.

Kebijakan administratif : aturan birokrasi yang dirancang untuk mempersulit barang impor memasuki pasar dalam negeri

Putaran uruguay tahun 1986

  • Tarif barang industri akan dikurangi lebih dari sepertiganya
  • Subsidi pertanian akan dikurangi secara substansial
  • Perdagangan diperluas ke jasa
  • Aturan diperluas ke paten, copyright dan trademark
  • Hambatan dalam perdagangan tekstil akan dikurangi secara signifikan dalam 10 tahun
  • Aturan GATT akan lebih jelas dan lebih kuat
  • WTO akan dibentuk

Latar belakang APEC (dibentuk nopember 1989 di Canberra atas usulan Bob Hawke,PM Australia)

  • Adanya kekhawatiran akan gagalnya perundingan Uruguay Round yang dapat meningkatkan proteksionisme
  • Munculnya kelompok perdagangan misal MEE, NAFTA
  • Adanya perubahan besar dibidang politik dan ekonomi di Uni sovyet dan Eropa timur.
  • Adanya pemikiran bahwa kemajuan perekonomian negara dapat dicapai dengan integrasi baik regional maupun internasional

Alasan lain :

  • Kawasan Asia Pasifik adalah kawasan yang memiliki dinamika ekonomi yang terbesar.
  • Konsentrasi penduduk kawasan AP relatif lebih dominan dibanding kawasan lain
  • APEC akan membawa blok-blok perdagangan AFTA dan NAFTA menuju kerjasama AP yang lebih luas
  • Liberalisasi dalam APEC mengurangi konflik Jepang dan Amerika


 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar